Informasi Dunia Islam

Wednesday, 20 April 2016

Wahai Para Suami, Inilah 4 Cara memuliakan Istri

Setiap orang tentunya mendambakan pasangan yang setia dan selalu
mesra. Sebab, tidak ada satupun manusia yang mau hidup dengan pasangan yang durhaka dan gampang marah. Namun faktanya, untuk menjadi pasangan yang setia dan mesra sungguh sangat tidak mudah.

Wahai Para Suami, Inilah 4 Cara memuliakan Istri


Dalam Islam, pernikahan merupakan tempat yang indah dan istimewa. Dan pernikahan yang diberkahi Allah adalah pernikahan yang penuh dengan kasih sayang serta perlakuan yang baik satu sama lainnya. Bukan hanya istri yang memiliki kewajiban untuk memuliakan suaminya, akan tetapi suami juga wajib memperlakukan istrinya dengan mulia. Dan beginilah 4 cara untuk memuliakan istri yang dapat dilakukan, sehingga pernikahan lebih indah dan pernuh berkah.

1. Membayar mahar dengan sempurna
Mahar adalah pemberian dari laki-laki pada perempuan yang akan dinikahinya, dimana besarannya tergantung pada kemampuan si laki-laki dan kerelaan dari si perempuan. Setelah ijab kabul, mahar menjadi milik si perempuan dan tidak bisa diambil atau diberikan pada siapapun termasuk suaminya, kecuali dengan kerelaan hati istrinya.

Semakin rela seorang wanita untuk diberikan mahar yang mudah, maka akan semakin tinggi derajatnya. Sebagaimana Rasulullah SAW bersabda bahwa
“Sebaik-baiknya pernikahan adalah pernikahan yang paling mudah.” (HR. Abu Daud )

2. Memberikan nafkah kepada istrinya
Salah satu cara untuk memuliakan seorang istri adalah dengan memberikan nafkah kepadanya baik nafkah lahir maupun nafkah batin. Dalam sebuah hadist Rasulullah SAW memberikan nasehat bagi para suami untuk takut kepada Allah dalam memperlakukan wanita, sebab suami telah menikahi istrinya dengan amanat Allah dan telah dihalalkan kemaluan mereka dengan kalimat Allah, sehingga sudah menjadi kewajiban bagi para suami untuk meberikan nafkah dan pakaian  yang layak kepada istri-istrinya dengan baik. Selain itu,  besaran nafkah yang diberikan kepada istri tidaklah terbatas, dan disesuaikan dengan kemampuan suami.

3. Memberi perlindungan kepada istrinya
Salah satu kewajiban suami yang dapat memuliakan istrinya adalah dengan melindungi istrinya dari berbagai ancaman, termasuk melindungi dari api neraka dengan mengajarkan kepadanya akhlaqul Qur’an.

Hal ini bahkan telah dijelaskan dalam surat At-Tahriim ayat 6, bahwa  Allah SWT berfiman,
“Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api-api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu”

4. Mempergauli istri dengan baik
Cara memuliakan istri yang terakhir adalah dengan mempergaulinya dengan baik, sebagaimana tercantum dalam Al-Qur’an surat An-Nisa ayat 19 bahwa Allah memerintahkan para suami untuk mempergauli istrinya dengan cara yang baik.

Dalam ayat tersebut tertulis frasa “muasyarah bil ma’ruf” yang berarti bercampur dan bersahabat. Ibnu Katsir, dalam tafsirnya menjelaskan makna dari frasa ini dengan perintah untuk memperbaik ucapan, perbuatan, dan penampilan sesuai dengan kemampuan sebagaimana para suami menginginkan pasangannya berlaku demikian untuknya, maka lakukan jugalah hal tersebut untuk para istri.

Sementara, dalam tafsir Al-Manar disebutkan bahwa frasa tersebut berarti bahwa wajib bagi orang beriman untuk berbuat baik terhadap istri mereka, menggaulinya dengan cara yang baik, dan memberi mahar serta tidak menyakiti baik ucapan maupun perbuatan, dan tidak bermuka masam dalam setiap perjumpaan, sebab semua itu bertentangan dalam pergaulan yang baik dalam keluarga.

Demikian ulasan mengenai cara memuliakan istri bagi seorang suami. Selain hal-hal diatas, alangkah baiknya bila kita menjadikan rumah tangga Rasulullah sebagai teladan utama. Sebab, yang demikianlah potret rumah tangga yang diliputi berkah dan bertabur cinta.

Sumber: palingyunik.blogspot.co.id

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Wahai Para Suami, Inilah 4 Cara memuliakan Istri

Comments
0 Comments

0 komentar:

Post a Comment

Mohon Komentatnya Tidak Melanggar TOS
1.Tidak saling menghina
2.menghargai postingan ini
3.Berkomentarlah sesuai dengan postingan atau relevan
4.Berkomentarlah dengan bahasa indonesia yang abik
5.Hargai pendapat orang lain
6.Harap tidak memasang link aktif